PENDIDIKAN yang memiliki keterampilan yang relevan, menghilangkan disparitas

PENDIDIKAN BERKULITAS UNTUK MASA DEPAN BANGSADisusun untuk memenuhi Tugas AkhirMata Kuliah Tahap Persiapan Bersama (TPB)    Oleh  Vidyadhari Paramitha DeynaputriDjacaria190110170158                   FakultasPsikologiUniversitas PadjadjaranJatinangor2018DAFTARISI HALAMAN JUDUL.. iDAFTAR ISI. iiBAB I PENDAHULUAN.

. 11.1 Latar Belakang. 11.2 Rumusan Masalah. 21.3 Tujuan Penulisan. 21.

Best services for writing your paper according to Trustpilot

Premium Partner
From $18.00 per page
4,8 / 5
4,80
Writers Experience
4,80
Delivery
4,90
Support
4,70
Price
Recommended Service
From $13.90 per page
4,6 / 5
4,70
Writers Experience
4,70
Delivery
4,60
Support
4,60
Price
From $20.00 per page
4,5 / 5
4,80
Writers Experience
4,50
Delivery
4,40
Support
4,10
Price
* All Partners were chosen among 50+ writing services by our Customer Satisfaction Team

4 Manfaat Penulisan. 2BAB II PEMBAHASAN.. 32.

1 Kriteria Pendidikan Berkualitas. 32.1.

1Perkembangan Kognitif. 32.1.2PerkembanganKreativitas dan Emosi 42.2Faktor Pendukung Pendidikan Berkualitas. 42.

2.1Guru atau Tenaga Pendidik. 52.2.2Pelajar 62.

2.3Orang Tua. 72.

3 Dampak Pendidikan Berkualitas. 8BAB III PENUTUP. 103.1 Kesimpulan. 103.

2 Saran. 10DAFTAR PUSAKA.. 12 BAB IPENDAHULUAN 1.1       Latar BelakangSustainable Development Goals memiliki 17 tujuan, salah satunya adalahmemastikan pendidikan kualitas yang inklusif dan merata dan mempromosikankesempatan belajar yang jangka panjang untuk semua orang.

Dalam target tersebutdijelaskan bahwa semua anak perempuan dan anak laki-laki harus menyelesaikanpendidikan dasar dan menengah secara gratis, adil dan, memiliki akses terhadappengembangan, perawatan dan pra-pendidikan dasar usia dini yang berkualitassehingga mereka siap untuk pendidikan dasar, memastikan akses yang sama untuksemua wanita dan pria dengan pendidikan teknis, kejuruan dan tersierberkualitas terjangkau, termasuk universitas, meningkat beberapa persen jumlahpemuda dan orang dewasa yang memiliki keterampilan yang relevan, menghilangkandisparitas gender, memastikan bahwa semua remaja dan setidaknya beberapa persenorang dewasa, baik pria maupun wanita, mencapai tingkat melek huruf danberhitung. Pendidikanyang berkualitas penting bagi sebuah negara. Masa depan bangsa bergantung padapendidikan berkualitas. Dengan adanya pendidikan yang berkualitas, orang tuaakan lebih percaya bahwa anaknya tidak akan sia-sia pergi bersekolah. Darisekolah tersebut, anak-anak dapat memiliki kemampuan, pengetahuan, dan perilakuyang baik dan menjadi masyarakat yang produktif yang dapat memajukan negaratersebut.

Selain itu, dari segi agama, Allah SWT memerintahkan umat manusiauntuk menuntut ilmu. Dalam firman Allah SWT disebutkan bahwa…??????? ??????? ??????? ??????? ?????? {1}?????? ???????????? ???? ?????? {2}??????? ????????? ??????????? {3} ??????? ??????? ??????????? {4}??????? ???????????? ??? ???? ???????? {5}”Bacalah dengan(menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan, Dia telah menciptakan manusia darisegumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Mahamulia.

Yang mengajar (manusia)dengan pena. Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya.” (Q.S. Al-Alaq: 1-5)Pada ayat tersebut Allah memberi perintah kepadamanusia untuk belajar dan menuntut ilmu. Manusia diperintahkan untuk membacauntuk menuntut ilmu dan menggunakan pena untuk mencatat ilmu pengetahuan. Allahjuga telah menganugrahkan manusia dengan penglihatan dan pendengaran, agarmanusia yang tadinya tidak mengetahui apa-apa dapat belajar. 1.

2       Rumusan Masalaha.      Bagaimana sistempendidikan bisa dikatakan berkualitas?b.     Apa saja faktoryang mendukung adanya pendidikan berkualitas?c.      Bagaimana dampakdari pendidikan berkualitas? 1.3       Tujuan Penulisana.      Mengetahuisistem pendidikan yang berkualitas.b.

     Mengetahuifaktor apa saja yang mendukung adanya pendidikan berkualitas.c.      Mengetahui dampakdari pendidikan berkualitas. 1.4       ManfaatPenulisana.

      Membantumeningkatkan kualitas pendidikan di suatu Negara untuk membantu masa depanbangsa.b.     Meningkatkanmutu faktor-faktor yang mendukung adanya pendidikan berkualitasc.      MenghasilkanSumber Daya Manusia (SDM) yang bermanfaat bagi perkembangan bangsa. BAB II PEMBAHASAN 2.1       Kriteria PendidikanBerkualitas         Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pendidikanadalah proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orangdalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan;proses, cara, perbuatan mendidik. Terdapat dua kriteria yang bisa membuat suatusistem pendidikan menjadi berkualitas menurut United Nations EducationalScientific and Cultural Organization (2005).

 2.1.1       PerkembanganKognitifSalahsatu tujuan utama dari sistem pendidikan adalah perkembangan kognitif.Perkembangan kognitif dapat dengan mudah diukur, bisa melalui kelompok individudari masyarakat ataupun dibuat perbandingan secara internasional. Namun, sulituntuk meningkatkan hasil dari perkembangan kognitif itu sendiri. Setiap negaramemiliki budaya yang berbeda, mulai dari cara anak-anak dibiasakan untukbelajar sejak kecil, cara belajarnya, ataupun cara guru dalam mengajar danmenghadapi murid-muridnya. Setiap negara juga memiliki sistem dan targetpendidikan yang berbeda sesuai dengan kondisi dari masing-masing negara. Makadari itu, kualitas dari pendidikan tidak akan bersifat universal apabilapencapaian kognitif menjadi salah satu definisi dari kualitas.

Dalam firmanAllah SWT disebutkan bahwa… ???????? ???? ??????????????? {8} ?????? ???????? {9} ???????? ?????? ????????? {10}”Danadapun orang yang datang kepadamu dengan bersegera (untuk mendapatkanpengajaran), sedang ia takut kepada (Allah), maka kamu mengabaikannya.” (Q.S.

Abasa: 8-10)         Pada ayat tersebut dibahas bahwapendidikan harus setara dan universal untuk semua orang tanpa memandang statustertentu. Walaupun saat ini setiap negara memiliki sistem dan tingkatpendidikan yang berbeda-beda, tidak boleh adanya perbedaan kesempatan untuksetiap orang untuk belajar, dari manapun itu suku, ras, golongan, dan agamanya. 2.1.2       Perkembangan Kreativitas dan EmosiPendidikan harus mengembangkan kreativitas dan emosi dari pelajar untukmendukung kedamaian, kemasyarakatan, dan keamanan di dunia agargenerasi-generasi selanjutnya terus mendapatkan nilai kesetaraan dan budaya.Namun, faktor pendidikan berkualitas ini memiliki penilaian objektif yangberbeda-beda dari tiap negara di seluruh dunia. Sehingga apabila dibandingkandengan perkembangan kognitif, perkembangan kreativitas dan emosi akan lebihsulit untuk dinilai.

Dalam firmanAllah SWT disebutkan bahwa…?????????????? ???? ?????? ?????? ???? ???????????? ?????????? ???????????? ????????????????? ?????????? ????????? ?????????? ? ????? ??? ??????? ???????? ?????????????????????? {21}”Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakanpasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasatenteram kepadanya, dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang.Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaranAllah) bagi kaum yang berpikir.” (Q.S.

Ar-Rum: 21)Padaayat tersebut, Allah SWT mengingatkan kepada manusia untuk berpikir. Apabilamanusia mengelola pikirannya dengan baik, mengendalikan emosi, menggunakankecerdasan emosionalnya dengan baik, maka akan muncul tanda-tanda kebesaranAllah yaitu kedamaian dan ketentraman. 2.2       Faktor Pendukung PendidikanBerkualitasPendidikan berkualitas tidak akantercapai dengan sendirinya. Untuk itu, dibutuhkan faktor pendukung untuk mewujudkanpendidikan yang berkualitas baik dari sisi internal maupun eksternal. Faktorpendukung dari segi internal adalah dari segi sekolah yaitu kualitas para guruatau tenaga pendidik. Faktor pendukung dari segi eksternal adalah masyarakatsecara umum, dalam pembahasan ini adalah murid dan orang tua.   2.

2.1       Guru atau Tenaga PendidikGuru atau tenaga pendidikberperan penting dalam pendidikan. Peran pertama dari guru yang dapat mendukungpendidikan berkualitas adalah membangun hubungan yang baik dengan  muridnya.

Untuk menciptakan hubungan yang baik,seorang guru dapat mengadakan aktivitas belajar-mengajar yang mampumengembangkan tiap individu mulai dari segi sosial, emosional, dan jugaakademik. Dari segi sosial, guru dapat mengajarkan muridnya sopan santun, caraberhadapan dengan teman dan dengan orang yang lebih tua. Dari segi emosional,guru dapat mengajarkan muridnya untuk mengendalikan amarahnya, berbuat baikkepada orang lain, dan lainnya. Dari segi akademik, guru dapat mengajarkanmuridnya ilmu-ilmu baru sesuai dengan bidang yang dikuasainya. Hasil darihubungan baik tersebut dapat dilihat dari guru yang menikmati waktunya dalambelajar dan dapat membawa perubahan dalam kehidupan pelajar.

Karena perannyayang penting dan bermanfaat, guru memiliki kedudukan yang tinggi dalam agamaIslam. Hal tersebut dijelaskan pada firman Allah SWT bahwa orang-orang yangyang berilmu dan mengamalkan ilmunya akan diberikan balasan sesuai denganperbuatan baiknya yaitu…??????????? ????????? ??????? ????? ????? ?????? ??????????? ??? ???????????? ??????????????????? ??????? ?????? ? ??????? ????? ????????? ??????????? ???????? ???????????????? ??????? ???????? ??????????? ??????? ????????? ????????? ? ?????????????? ??????????? ??????? {11}”Wahai orang-orang yang beriman! Apabila dikatakan kepadamu,”Berilah kelapangan di dalam majelis-majelis,” maka lapangkanlah,niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan,”Berdirilah kamu,” maka berdirilah, niscaya Allah akan mengangkat (derajat)orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapaderajat. Dan Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan.” (Q.S.Al-Mujadilah: 11)Negara-negaraberkembang memulai reformasi pendidikan awal untuk meningkatkan pendidikan.

Haltersebut dimulai dengan fokus terhadap penyediaan bahan ajar dan pengajaranguru yang spesifik. Metode pengajaran yang lebih interaktif dan fleksibel,menyesuaikan dengan kemampuan murid dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhanekonomi berbasis pengetahuan. Untuk menciptakan metode tersebut, dibutuhkanguru yang memiliki kemampuan dan keterampilan yang kuat untuk mendorongketerampilan dan memberikan motivasi untuk muridnya.

Di kelompok negarayang telah dianalisis, peningkatan kualitas pengajaran dapat dilakukan denganbeberapa strategi. Diantaranya adalah menetapkan persyaratan masuk yang tinggibagi para guru, memberikan pelatihan pada institusi berprofil tinggi, danberinvestasi dalam pengembangan profesional staf guru secara terus menerus.  Karena guru yang berkualitas akan membantumemajukan masa depan bangsa. 2.2.2       PelajarPeran siswa seperti terowongan yangtidak dapat dihindari yang anak-anak dan remaja lewati sebagai saranasosialisasi wajib. Peran telah dianggap oleh sebagian orang sebagai landasankelembagaan masyarakat. Mereka dipahami sebagai harapan perilaku yang berkaitandengan posisi sosial seseorang yang didasarkan pada nilai dan norma institusiserta masyarakat.

Pelajar adalah generasi emas dan penerus bangsa. Apa yangakan dilakukan pelajar di masa depan dan apa bekal yang mereka punya akanberpengaruh untuk masa depan bangsa.Pelajar memiliki perannya sendiriuntuk memajukan pendidikan yang muncul, dirasakan, dan didorong oleh dirinyasendiri. Pelajar yang baik memiliki karakteristik tertentu, belajar dengan caratertentu, berperilaku dengan cara tertentu, dan memiliki hubungan tertentudengan sekolah dan guru.

Untuk karakteristik kepribadian tertentu untuk seorangpelajar yang baik yang dapat membantu memajukan pendidikan, secara sosialseorang pelajar harus bisa berkomunikasi dengan orang-orang disekitarnya,ramah, sopan, saling membantu dengan temannya. Secara intelektual, seorangpelajar harus bisa menjadi pintar, memiliki pengetahuan yang luas, dapatberpikir logis, dan lainnya. Apabila dihubungkan dengan aktivitas sehari-hari,seorang pelajar harus bisa aktif, meluangkan waktu untuk hobinya, dan jugaselalu berusaha untuk belajar. Secara individual, seorang pelajar harusbertanggungjawab, mengungkapkan pendapatnya, dan lainnya. Sangat banyak karakteristikkepribadian yang harus dimiliki oleh seorang pelajar.Karakteristik-karakteristik dari pelajar tersebut tidak dapat dimiliki secarautuh oleh setiap orang dan harus terus dipelajari seiring waktu. Namun, yangterpenting dari seorang pelajar adalah untuk selalu berusaha untuk belajar danselalu meminta untuk tambahan ilmu.

Dengan karakteristik-karakteristik tersebutakan menjadi bekal yang baik untuk mengurus bangsa di masa depan. Allah SWTmemerintahkan manusia untuk selalu meminta ilmu kepada-Nya. Hal tersebut dapatdilihat dari firman Allah SWT yaitu…????????????????? ????????? ???????? ? ????? ???????? ???????????? ???? ?????? ???? ???????? ???????? ???????? ? ?????? ???????????? ??????? {114}”Maka MahatinggiAllah, Raja yang sebenar-benarnya. Dan janganlah engkau (Muhammad) tergesa-gesa(membaca) Al-Qur’an sebelum selesai diwahyukan kepadamu, dan katakanlah,”Ya Tuhanku, tambahkanlah ilmu kepadaku”.”Untuk belajar dengan cara tertentu,seorang pelajar harus selalu mendengarkan pelajaran di kelas dan mengerjakantugas-tugas yang diberikan.

Selanjutnya, perilaku pelajar yang dapat membantumemajukan pendidikan adalah dengan tidak dating terlambat, tidak mencontek, danjuga tidak mengobrol didalam kelas. Yang terakhir untuk hubungan, pelajar harusselalu sopan terhadap guru agar terjalin hubungan belajar mengajar yang baikantar kedua pihak. Pelajar juga harus selalu menjaga nama baik sekolah atauuniversitas tempat dimana ia belajar. 2.2.3       Orang TuaManusia dilahirkanoleh seorang ibu. Kemudian ia akan tumbuh dan berkembang bersama orang tuanya.Orang-orang pertama yang akan ditemuinya pertama kali dan akan ia temui setiaphari adalah orang tuanya.

Seorang anak akan melihat apa yang dilakukan orang tuanyasehari-hari dan akan mencontoh perilaku orang tuanya baik hal tersebut baikmaupun buruk. Karena, sesuai dengan sifat anak-anak, mereka akan meniru apasaja yang mereka lihat dan belum bisa memilah pelajaran mana saja yang baikuntuk ditiru. Ilmu yang diberikan orang tua akan menjadi dasar mereka dalam menuntutilmu lainnya di kemudian hari. Allah SWT berfirman…??????????? ????????? ????????? ?????? ???????? ??? ??????? ??? ???????? ????????? ? ????? ????????? ???????? ???????{13} “Dan (ingatlah) ketika Luqmanberkata kepada anaknya, ketika dia memberi pelajaran kepadanya, “Wahaianakku! Janganlah engkau menyekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan(Allah adalah benar-benar kezaliman yang besar.” (Q.S. Luqman: 13)Dalam ayat tersebut dijelaskan bahwapenting bagi orang tua untuk mendidik anaknya sejak kecil, karena orang tuaadalah guru pertama bagi anaknya dan hal-yang diajarkan oleh orang tua akanmenjadi panduan anak sampai ia menjadi dewasa. Anak-anak akan meniru perilakuorang tuanya, sehingga penting bagi orang tua untuk berperilaku yang baik dantidak mencontohkan perilaku-perilaku yang tidak terpuji didepan anak-anaknya.

Orang tua dapat mengajarkan anak-anaknya tentang tauhid/aqidah yang baik,akhlak yang baik, berbakti kepada orang tua dan orang yang lebih tua, juga berperilakubaik dalam kegiatan sehari-hari. 2.3       DampakSetelahbeberapa tahun para pelajar mendapatkan pendidikan berkualitas, pelajartersebut akan mendapatkan bekal-bekal baru dan menjadi Sumber Daya Manusia(SDM) memiliki karaktek, pengetahuan, perilaku, kemampuan yang dapat menjadilandasan untuk memberikan dampak positif dan juga kemajuan bagi lingkungannya. Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:?????? ?????? ???????????????????”Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaatbagi manusia” (HR.

Ahmad, ath-Thabrani, ad-Daruqutni. Hadits inidihasankan oleh al-Albani di dalam Shahihul Jami’ no:3289). Dariarti hadits tersebut dapat diartikan bahwa sangat baik bagi orang-orang yangberpendidikan untuk memberikan manfaat bagi lingkungannya.         Pendidikan yang berkualitasdapat memengaruhi pembangunan ekonomi dari suatu negara. Masyarakat yang sudahmendapatkan pendidikan sudah memiliki pengetahuan yang luas tentang kondisiperekonomian yang terjadi pada saat ini. Dengan pengetahuan tersebut, masyarakatdapat berpikir lebih logis dan rasional dalam menghadapi permasalahan danpengambilan keputusan.

Pendidikan yang berkualitas juga meningkatkan kesempatanseseorang untuk memiliki pekerjaan tetap. Dengan adanya penghasilan, masyarakatdapat berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi di negara tersebut. Kemudian, masyrakatyang ada dapat membuat inovasi-inovasi dalam memimpin negara ataupunperusahaan-perusahaan yang memegang peran penting perekonomian. Dengan adanyainovasi-inovasi dalam ekonomi, akan terdapat penyesuaian dalam lingkungan danperbaikan dalam pembangunan ekonomi.         Pendidikan berkualitas juga dapatmenurunkan angka kemiskinan. Apabila orang-orang yang miskin bisa mendapatkanpendidikan yang berkualitas, mereka dapat berkembang dan meninggalkan kondisitersebut.

Mereka dapat mencari pekerjaan dan mendapatkan penghasilan yang cukupuntuk kehidupan mereka sehari-hari. Mereka bisa hidup mandiri dengan kemampuanyang mereka punya tanpa harus bergantung terhadap bantuan dari orang lain. Makadari itu, pendidikan berkualitas menjadi masa depan bangsa dalam pembangunekonomi dan berkurangnya angka kemiskinan di Indonesia.BAB IIIPENUTUP 3.1       KesimpulanPendidikandapat tergolong berkualitas apabila memenuhi kriteria yaitu perkembangan kognitifdan perkembangan kreativitas dan emosi yang baik. Berdasarkan firman Allah SWTdalam Al-Quran surat Al-Alaq ayat 1-5, Allah SWT memerintahkan manusia untukbelajar dan menuntut ilmu.

Pendidikanyang berkualitas dapat tercapai dengan bantuan faktor-faktor yang mendukungnya.Faktor pendukung yang pertama adalah guru atau pendidikyang dapat mengadakan aktivitas belajar-mengajar yang mampu mengembangkan tiapindividu dari segi sosial, emosional, dan juga akademik. Faktor pendukung yangkedua adalah pelajar sebagai generasi emas dan penerus bangsa yang selaluberusaha untuk belajar dan selalu meminta untuk tambahan ilmu. Faktor pendukungyang terakhir adalah peran orang tua untuk mendidik anaknya sejak kecil. Masadepan bangsa bergantung pada kerjasama dari ketiga faktor diatas. Dengan adanyapendidikan yang berkualitas, akan tercipta Sumber Daya Manusia (SDM) yangberkulitas pula. SDM tersebut dapat membantu meningkatkan pembangunan ekonomi.Selain itu, dengan adanya SDM yang berkualitas, akan terjadi penurunan angkakemiskinan.

Masa depan bangsa bergantung pada SDM yang ada, dengan adanyapendidikan yang berkualitas, pembangunan ekonomi akan menjadi lebih baik danmenurunnya angka kemiskinan. 3.2       Saran1.     Pendidikanberkualitas semestinya memiliki kriteria yang pasti, universal, dan dapatdiukur agar dapat diketahui kapan target pendidikan yang berkualitas sudah dicapai.2.     Harus adakerjasama dan hubungan yang baik antara guru atau tenaga pendidik, orang tua,dan murid untuk mencapai pendidikan yang berkualitas dan meraih masa depan yangbaik untuk Indonesia.3.

     Kesadaranmasyarakat Indonesia harus ditingkatkan mengenai dampak dari pendidikanberkualitas agar setiap elemen yang ada di Indonesia dapat bersama-samamembantu untuk meningkatkan mutu kualitas pendidikan dan mensejahterakanbangsa. DAFTARPUSAKA Bianchini, J. A. (2011). How to foster student-studentlearning of science? The student, the teacher and the subject matter.

 CulturalStudies of Science Education, 6(4), 871-882. Diakses pada 23 Desember2017 dari https://search.proquest.com/docview/900911965/fulltextPDF/C9B2105980E54473PQ/1?accountid=48290.

Dawood, A., & Hirst, J.(2014).

STRATEGIES FOR EDUCATION REFORM. International Journal of Arts , 7(2), 499-510. Diakses pada 2 Desember 2017 dari https://search.proquest.com/docview/1644633231?accountid=48290.Gehris, J. S.

(2014). It’s aboutthe relationships. Journal of Physical Education, Recreation &Dance, 85(5), 5-7. Diakses pada 2 Desember 2017 dari https://search.proquest.

com/docview/1530598528?accountid=48290.Hwang, Y., & Jin, J. (2016). How does student motivationaffect different teaching styles and student engagement in physical education? Journalof Physical Education, Recreation & Dance, 87(7), 61. Diakses pada23 Desember 2017 dari https://search.proquest.com/docview/1820997840?accountid=48290.

Kuurme, T. (2008). Student interpretations of student roles:What about sustainability? Journal of Teacher Education forSustainability, 9(1), 5. Diakses pada 26 Desember 2017 dari https://search.

proquest.com/docview/1323340536/713BD2C6B2AD4B1APQ/2?accountid=48290.Nurwardani, P., Syahidin, Hadiyanto, A., Rahmat, M.

, Alba,C., Mulyono, E. et al. (2016). PENDIDIKAN AGAMA ISLAM untuk Perguruan Tinggi.Jakarta: Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian RisetTeknologi dan Perguruan Tinggi.United Nations Educational Scientific and CulturalOrganization. (2005).

Understanding education quality. EFA Global Monitoring Report, 27–37.